Cara Mengatasi Kesedihan karena Patah Hati

Cara Mengatasi Kesedihan karena Patah Hati

Patah hati. Semua orang normal dan sudah cukup umur dalam urusan cinta pasti pernah mengalaminya. Setidaknya, berpotensi merasakan. Masalahnya, patah hati bukanlah perasaan yang diinginkan oleh semua orang.

ika kamu pernah merasakannya, maka jangan menganggap kamu sendirian di dunia ini. Bukan hanya kamu, banyak orang lain yang juga merasakannya.

Walau sakit, ada alasan kenapa patah hati justru menguntungkan buatmu dan kamu harus tetap merasakannya. Ini cara mengatasinya:

1. Lakukan apa yang membuatmu bahagia
Kembalilah membaca buku jika kamu suka membaca, berkebunlah jika kamu suka berkebun, atau ajaklah teman hanya untuk ngobrol di kafe-kafe lucu. Apapun yang membuat kamu merasa senang dan bahagia. Ini termasuk jika kamu harus menghapus segala bentuk obyek kenangan termasuk menghapus kontak, foto, atau bahkan unfollow media sosial. Lakukanlah!. Itu semua hanyalah fase dan cara yang harus kamu lewati. Mungkin tidak semua orang memilih cara yang sama, mereka punya caranya masing-masing untuk menjadi bahagia.

2. Hadapi patah hati Anda
Anda telah disakiti dan merasa sedih. Apa yang Anda rasakan adalah emosi normal dan Anda harus menerima bahwa hal itu memang terjadi. Jangan berbohong pada orang lain dan juga diri sendiri dengan mengatakan “Aku baik-baik saja” padahal sebenarnya tidak. Mungkin Anda dapat menekannya untuk sementara, tetapi pasti ada sesuatu yang akan membangkitkannya lagi, dan Anda akan merasa lebih buruk karena telah bersikap tidak jujur pada diri sendiri

3. Lepaskan emosi Anda
Tidak ada yang memalukan dari patah hati. Bila Anda menahan perasaan, periode berduka Anda akan bertahan lebih lama dan Anda akan merasa lebih buruk. Pada tahap awal, Anda boleh jujur dan terbuka tentang perasaan Anda.

4. Lepaskan pikiran negatif
Jangan biarkan pikiran negatif mengontrol cara pandang Anda tentang dunia. Pikiran negatif termasuk menyaring, yaitu hanya melihat aspek negatif dari situasi, dan melakukan personalisasi, yaitu menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi. Perhatikan apakah Anda memandang situasi dengan cara seperti itu, kemudian cari cara untuk menghindari pikiran-pikiran negatif yang muncul

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.