Gempa Yang Menghebohkan Filipina Juli 2017

Gempa Yang Menghebohkan Filipina Juli 2017

Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter di Filipina tengah, Kamis (6/7/2017), menewaskan setidaknya dua orang dan sejumlah orang orang masih tertimbun puing bangunan komersial yang ambruk, kata beberapa pejabat.

Puluhan orang luka sementara pembangkit listrik rusak akibat gempa bumi kuat yang juga sebabkan tanah longsor, bangunan dan jalan-jalan retak di Filipina tengah.

Dilaporkan, dua tewas dan empat orang hilang akibat gempa yang paling dirasakan di kota Kananga, Leyte. Sebuah bangunan toko kelontong dan bisnis lainnya ambruk akibat guncangan, menewaskan satu orang, melukai lebih dari 20 lainnya dan enam orang yang terjebak di dalamnya berhasil diselamatkan, kata Walikota Kananga, Rowena Codilla kepada kantor berita Associated Press.

Gempa dangkal seperti pada umumnya akan menyebabkan lebih banyak kerusakan pada permukaan bumi dan bisa saja membawa kematian akibat bangunan roboh.

Bandara Ormoc terpaksa ditutup setelah gempa tersebut merusak landasan pacunya, kata Gomez menambahkan. Mayor Jenderal Raul Farnacio, seorang komandan tentara di daerah tersebut, mengatakan, pejabat lokal di desa-desa terpencil di Kananga dan Ormoc pada hari Jumat melaporkan setidaknya empat orang hilang dalam tanah longsor, dan banyak akses jalan yang tertutup karena longsor.
Gempa tersebut melanda wilayah yang hancur pada tahun 2013 oleh Topan Haiyan, yang menyebabkan lebih dari 7.300 orang meninggal atau hilang, meratakan seluruh desa dan mengungsikan lebih dari 5 juta penduduk desa.
Filipina berada di wilayah “Cincin Api” Pasifik, di mana gempa bumi dan gunung berapi biasa terjadi. Gempa berkekuatan 7,7 menewaskan hampir 2.000 orang di Filipina utara pada tahun 1990.
Gelombang tsunami yang besar menghancurkan kota Tacloban dan daerah-daerah sekitarnya, menyebabkan 7.350 orang meninggal atau hilang.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.