Jelang Pernikahan, 4 Hal Umum yang Sering Picu Pertengkaran

Jelang Pernikahan, 4 Hal Umum yang Sering Picu Pertengkaran

Persiapan pernikahan selalu disebut-sebut menjadi ujian pertama bagi pasangan yang berniat serius. Dengan segala persiapan yang rumit, sifat asli masing-masing juga karakter keluarga pun baru muncul ke permukaan.

Kerap kali pertengkaran antar pasangan jadi tak terhindarkan. Kadang frekuensi pertengkaran yang semakin menjadi-jadi membuat bingung apakah benar jika dia pilihan yang tepat. Bisa jadi ini memang tanda, atau juga ujian yang membuat hubungan makin intim. Ternyata ini beberapa hal yang menyebabkan pertengkaran menjelang pernikahan.

1. Uang
Kondisinya, Anda ingin membeli gaun pernikahan mahal sedangkan si dia lebih memilih mengalokasikan biaya gaun Anda untuk honeymoon. Walau Anda ingin tampil sempurna di hari pernikahan, menghabiskan uang banyak untuk gaun pernikahan bukanlah hal yang bijaksana.

Gaun pernikahan tidak bisa dinikmati berdua, berbeda dengan acara bulan madu, dimana semua pihak merasakan kesenangannya. “Saat membahas mengenai masalah uang, duduklah bersama dan bersikap seperti orang dewasa, cari jalan keluar bersama-sama,” ujar Tessina.

2. Ketidakpedulian terhadap pernikahan itu sendiri
Hal ini seringkali dirasakan oleh kaum wanita yang merasakan pasangannya tidak peduli terhadap detail pernikahan yang akan segera digelar. Bagaimana pun, para pria cenderung bukan tidak peduli tentang pernikahan, namun ingin menyerahkan segala hal kepada Anda.

3. Masa lalu
Si dia masih menjalin hubungan baik dengan sang mantan, dan ingin mengundangnya pada acara pernikahan. Anda kurang setuju akan hal itu. Menurut Tessina, Anda harus menghadapinya dengan sikap dewasa. “Anda sudah memenangkan ‘pertempuran’ ini, dia telah memilih Anda sebagai istri. Jangan kacaukan pernikahan dengan sikap cemburu. Ada baiknya Anda berteman dengan sang mantan, mungkin saja ia adalah wanita yang baik. Jika masih merasa tidak aman dengan hal itu, mungkin Anda harus memikirkan kembali pernikahan Anda, mungkin Anda belum siap,” jelasnya.

4. Faktor Keinginan Orang Tua
Setiap pasangan yang ingin menikah, pasti memiliki impian bagaimana pernikahan itu akan digelar. Begitu juga dengan orang tua masing-masing pasangan. Seringkali antara keinginan anak dan orang tua berbenturan sehingga tidak menghasilkan titik temu yang baik. Di sinilah pertengkaran bisa terjadi.

Ambil contoh ketika orang tua pihak wanita menginginkan pernikahan dilakukan dengan adat tertentu, sementara pihak laki-laki ingin menggelar pernikahan dengan cara modern.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.