Penyebab Demam Saat Hamil Ternyata Hanya Hal Yang Sepele

Penyebab Demam Saat Hamil Ternyata Hanya Hal Yang Sepele

Deman merupakan sebuah kondisi dimana tubuh megalami peningkatan suhu yang cukup tinggi. Suhu badan yang meningkat melebihi 37o C merupakan ciri bahwa seseorang terkena demam.

Demam merupakan sebuah penyakit yang umumnya disebabkan oleh sebuah peradangan. Peradangan ini menjadi ciri bahwa tubuh sedang melawan suatu virus yang masuk kedalam tubuh manusia.

Demam sering disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih dan virus pada pernapasan, namun infeksi berbahaya juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Penyebab umum demam selama kehamilan antara lain Karena influenza, pneumonia, radang amandel, dehidrasi, hipertiroid, dan infeksi ginjal.

Ibu hamil harus memperhatikan gejala yang menyertai demam seperti sesak napas, sakit punggung, sakit perut, menggigil, dan leher kaku. Pastikan memberitahukan kepada dokter tentang gejala-gejala yang menyertai demam di atas.

Berikut ini adalah beberapa penyebab demam pada ibu hamil.

:: Virus Saluran Pencernaan
Demam tinggi yang berkepanjangan pada ibu hamil bisa jadi disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pencernaan. Virus tersebut biasanya masuk melalui makanan yang Anda konsumsi, seperti tidak memasak daging dan sayuran hingga matang. Akibat hal tersebut, ibu hamil akan mengalami demam, diare, mual, muntah hingga dehidrasi.

:: Infeksi Ginjal
Infeksi pada ginjal sebenarnya berawal dari terjadinya infeksi pada saluran kemih. Bakteri akan masuk melalui saluran kemih kemudian akan ikut mempengaruhi kinerja ginjal ibu hamil. Adapun gejalanya adalah punggung terasa sakit setelah atau sebelum buang air kecil, warna urine berubah warna menjadi lebih gelap yang biasanya disertai dengan bau tidak sedap, sering merasa mual hingga muntah bahkan menyebabkan demam naik turun berhari-hari. Apabila kondisinya semakin parah, segeralah ke dokter untuk berkonsultasi.

:: Kurang Asupan Asam Folat
Asam folat merupakan sejenis vitamin yang sangat diperlukan bagi ibu hamil. Hal ini dikarenakan, asam folat memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya kecacatan fisik ataupun mental bayi ketika lahir nanti. Dalam sehari, ibu hamil setidaknya mengkonsumsi 400-600 mcg asam folat untuk menjaga kesehatan tubuh janinnya. Akan tetapi, apabila kebutuhan asam folatnya tidak tercukupi, maka akan menimbulkan meriang.

:: Perubahan Suhu
Sebuah studi mengatakan bahwa suhu tubuh ibu hamil yang terlalu sering berubah atau meningkat pada awal tanda kehamilan, akan berisiko menyebabkan janin terlahir cacat seperti perkembangan otak yang tidak maksimal atau tulang belakang yang lambat berkembang (Neural Tube Defect). Spina bifida dan Anensefalus merupakan jenis dari Neural Tube Defect (NTD) yang sering dijumpai. Sfina bifida adalah kondisi dimana kolum tulang belakang yang tidak tertutup secara sempurna. Kebanyakan kejadian ini bisa bertahan sampai tumbuh dewasa.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.