Rokok Tembakau Dan Rokok Vape Pilih Mana ???

Rokok Tembakau Dan Rokok Vape Pilih Mana ??? 

Bahaya vape alias rokok elektrik dianggap lebih ringan dibanding rokok tembakau biasa. Apalagi, belakangan ini muncul tren rokok elektrik di Indonesia. Penggunaan rokok elektrik atau vape sebenarnya bertujuan untuk dapat mengurangi penggunaan rokok tembakau, atau bahkan untuk membuat perokok berhenti merokok. Beberapa orang mengatakan bahwa penggunaan rokok elektrik lebih aman daripada rokok tembakau. Banyak orang yang beralih ke rokok elektrik karena percaya dapat menghindarinya dari risiko penyakit jantung dan kanker yang berhubungan dengan penggunaan rokok tembakau. Namun, apakah benar bahaya vape tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rokok tembakau? Ternyata asap vape tak lebih baik dari rokok tembakau ini penjelasannya :

Studi dan bukti ilmiah kuat yang menyoal efek kesehatan dari paparan asap vape pada orang yang menghirupnya masih sangat terbatas. Tapi, kebanyakan pakar kesehatan sejauh ini berspekulasi bahwa paparan polutan dari rokok elektrik mungkin bisa memicu masalah kesehatan karena partikel super halus yang terangkut bersama asap mungkin dapat menumpuk di paru-paru. Paparan terhadap partikel super halus dapat memperburuk masalah pernapasan yang dimiliki seseorang, misalnya asma, dan menyempitkan pembuluh darah yang bisa memicu serangan jantung.

CNN Indonesia juga mengatakan bahwa bahaya vape termasuk menyebabkan terjadinya keracunan akut nikotin dan adanya kasus kematian anak. Tak hanya rokoknya yang berbahaya, uap yang terhirup dapat menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk. Rokok ini juga berbahaya untuk penderita pneumonia, gagal jantung, disorientasi, kejang, hipotensi, sampai luka bakar akibat meledaknya rokok elektrik dalam mulut.

Celakanya lagi, pihak yang mungkin terjangkit penyakit akibat konsumsi vape bukan hanya penggunanya. Sama seperti rokok konvensional, perokok vape pasif atau yang terpapar dan menghirup uap dari vape juga berisiko terkena penyakit ganggguan pernafasan meskipun tidak mengkonsumsi secara langsung. “Menurut laporan WHO, perokok pasif untuk vaping itu dampaknya sama. Perokok pasif berisiko karena uap yang terhisap pun bisa memasukkan bahan berbahaya seperti nikotin radikal bebas maupun karsinogen

Satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan Anda adalah dengan berhenti merokok, jenis rokok apapun itu. Merokok satu kali saja dalam sehari bahkan dapat membahayakan kesehatan Anda. Mungkin sekarang para pengguna rokok elektrik belum mengalami gangguan kesehatan, tetapi untuk dampak jangka panjangnya mungkin ada. Dampak kesehatan dari rokok baru muncul dalam waktu beberapa tahun ke depan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.